Beralih Incar Zakat Baznas, Defisit 1.200 Triliun Pemerintah Perlu Dipertanyakan, Kemana Raibnya ?

post-feature-image

Media Pribumi - Dilma Rousseff dilengserkan Parlemen sbg Presiden Brasil gara2 Defisit Neraca Pembayaran. Dana mana dituduhkan kpd Dilma sbg  diselewengkan. Indonesia di bawah Joko-Jeka juga mengalami persoalan sama, kehilangan penerimaan Negara sebesar 1.200 trilyun dlm periode dua tahun APBN  2015 dan 2016. Karena itulah muncul soal Tax Amnesty yg bertujuan menarik kembali uang rakyat Indonesia yg dilarikan ke luar negeri oleh para konglomerat. Nilainya diperkirakan mencapai puluhan trilyun Rupiah.

Pertama, mereka yg membawa kabur uang Rakyat adalah Pengkhianat2. Dg membawa kabur  itu, mrk mau mencoba peruntungan bagi diri sendiri, sekaligus menghindari pajak. Pdhl uang bisa digunakan untuk pembangunan, baik oleh pemerintah maupun swasta/investor. Dg dibawa keluar, maka yg diuntungkan adalah negara luar.

Ke dua, mrk harus dihukum, krn telah mengkhianati kepentingan Rakyat dan Negara; bukan diampuni dg Tax Amnesty. Salahsatu bentuk hukumannya, adalah cabut paspor apabila tidak membawa uangnya kembali dan membayar pajak yg terhutang.

Ke tiga, ada kecenderungan tujuan Tax Amnesty yg sebenarnya adalah menggunakan dananya untuk menampung jutaan Cina2 dr RRC yg sengaja dimasukkan ke RI. Maklum, uang yg dilarikan itu kebanyakan dikuasai Cina2 yg tdk setia kpd RI.Tentu maksud ini harus ditolak. Karena itu, UU TA hrs dilengkapi dg rencana yg jelas ttg proyek2 investasi apa yg mau dibuka dlm upaya memanfaatkan uang Rakyat yg dihasilkan dari Bumi NKRI ini. Kalau tidak, maka dana itu mubazir.

Ke empat, ternyata Tax Amnesty ini sendiri gagal. Besarnya uang yg dibawa masuk tdk sebagaimana diharapkan. Targetnya minimal 4000 trilyun, ternyata hanya bbrp trilyun, atau sekitar 5-6%; demikian pula pajak pengampunan yg ditargetkan 165 trilyun, hanya tercapai tdk sampai 10 trilyun.. Artinya, para pembawa lari uang tsb tidak percaya kpd program pemerintah Joko-Jeka
Ke lima, perlu diingat, bhw Tax Amnesty dibuat krn tiba2 terjadi defisit dlm APBN tahun 2015 dan 2016 sebesar 30% Belanja Negara. Pemerintah tdk pernah mengumumkan kenapa Defisit yg begitu besar ini terjadi. Apakah akibat perekonomian yg memburuk atau krn pengusaha2 kakap mmg tidak mau membayar pajak. Pemerintah tidak berani mengumumkan, krn dua kemungkinan itu menunjukkan kelemahan pemerintah; pd saat kita tahu perekonomian dunia tdk sdg mengalami persoakan berat; apalagi pemerintah sdh  menerbitkan 13 Paket Kebijakan Ekonomi.

Ke enam, dalam kebingungannya, pemerintah mengeluarkan himbauan agar mrk yg baru kemarin punya NPWP sekalipun, yaitu para pekerja baru, perlu memanfaatkan Tax Amnesty. Bukankah awalnya menyasar kpd para Konglomerat? Bahkan Mafia-mafia?!

Ke tujuh, bahkan pemerintah mau mengutik-utik program Zakat-Infak-Sodakoh Nasional umat Islam yg selana ini  dipandang sebelah nata, yg disinyalir mampu mengumpulkan dana trilyunan.

Tapi mestinya dijawab dulu, kemana 1.200 trilyun Dana Penerimaan Negara yg raib?! Kalau tdk bisa menjawab, maka Rezim Joko-Jeka bisa diimpeach pula di SI-MPR untuk diturunkan sbg Presiden dan Wapres.

@SriBintangPamungkas 17 Sep2016

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,59,daerah,182,daerahjakarta,1211,daerahpadang,42,ekonomi,400,hiburan,30,hukum,904,inspirasi,11,internasional,233,islam,397,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,22,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,714,politik,1095,selebriti,44,sosial,102,teknologi,3,tips,3,tokoh,7,video,114,
ltr
item
Media Pribumi: Beralih Incar Zakat Baznas, Defisit 1.200 Triliun Pemerintah Perlu Dipertanyakan, Kemana Raibnya ?
Beralih Incar Zakat Baznas, Defisit 1.200 Triliun Pemerintah Perlu Dipertanyakan, Kemana Raibnya ?
Beralih Incar Zakat Baznas, Defisit 1.200 Triliun Pemerintah Perlu Dipertanyakan, Kemana Raibnya ?
https://2.bp.blogspot.com/-dxkue_bFIgQ/V9z6HjuwKLI/AAAAAAAAf2E/cDGzxSFZRM4H7Zvsl0WvvsF4PA2-rfnEwCLcB/s640/jokowi%2Bberfikir.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-dxkue_bFIgQ/V9z6HjuwKLI/AAAAAAAAf2E/cDGzxSFZRM4H7Zvsl0WvvsF4PA2-rfnEwCLcB/s72-c/jokowi%2Bberfikir.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/09/beralih-incar-zakat-baznas-defisit-1200.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/09/beralih-incar-zakat-baznas-defisit-1200.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy