Pemerintah Bolehkan Terpidana Maju Pilkada, YLBHI : Bentuk Korupsi Politik

post-feature-image

Media Pribumi - Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Julius Ibrani mengatakan terpidana yang bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah akan menginjak-injak kedaulatan rakyat dan rasa keadilan di masyarakat.

"Permintaan DPR dan pemerintah kepada KPU untuk merevisi peraturan tentang pencalonan dengan memperbolehkan terpidana hukuman percobaan mencalonkan diri sebagai kepala daerah adalah bentuk menyimpangi hukum dan perundang-undangan," kata Julius dihubungi di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Menurut Julius, penyimpangan hukum dan perundang-undangan oleh DPR itu merupakan bukti bahwa demokrasi di Indonesia melalui pemilihan kepala daerah hanya sebatas formalitas saja.

Kesepakatan untuk membolehkan seorang terpidana hukuman percobaan hanya ditujukan untuk menduduki kursi kekuasaan dengan berbagai cara, termasuk korupsi politik.

"Dengan cara-cara korupsi politik seperti ini, kepemimpinan di daerah akan bobrok karena dipimpin kepala daerah yang lolos dengan karpet merah yang digelar politisi dengan menyimpangi hukum dan perundang-undangan," tuturnya dikutip Antara.

Julius mengatakan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menyatakan bahwa seorang terpidana tidak dapat mencalonkan diri sebagai kepala daerah, tanpa menyebutkan batasan berapa lama atau bentuk hukuman pidananya.

Bagian penjelasan pasal tersebut juga secara tegas menyatakan bahwa yang dapat memenuhi syarat menjadi calon kepala daerah adalah "mantan terpidana".

Sebelumnya, rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR dan KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pemerintah pada Minggu (11/9) dini hari memutuskan terpidana yang tidak dipenjara atau hanya melakukan tindak pidana ringan atau karena kelalaian boleh mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Dalam pembahasan mengenai hal itu, Fraksi PDI Perjuangan, PAN dan Partai NasDem menolak terpidana hukuman percobaan mencalonkan diri sebagai kepala daerah, sejalan dengan sikap KPU dan Bawaslu. Sedangkan Fraksi Partai Golkar, Partai Gerindra dan pemerintah menginginkan sebaliknya.

Sumber : harianterbit

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,59,daerah,182,daerahjakarta,1211,daerahpadang,42,ekonomi,400,hiburan,30,hukum,904,inspirasi,11,internasional,233,islam,397,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,22,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,714,politik,1095,selebriti,44,sosial,102,teknologi,3,tips,3,tokoh,7,video,114,
ltr
item
Media Pribumi: Pemerintah Bolehkan Terpidana Maju Pilkada, YLBHI : Bentuk Korupsi Politik
Pemerintah Bolehkan Terpidana Maju Pilkada, YLBHI : Bentuk Korupsi Politik
Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Julius Ibrani mengatakan terpidana yang bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah akan menginjak-injak kedaulatan rakyat dan rasa keadilan di masyarakat.
https://2.bp.blogspot.com/--4Oz1RKU_Fc/V9gEsSAtUAI/AAAAAAAAHX0/X-0sOu_QdRQ4WQsczo-JLEhoM4JQ_irgQCLcB/s640/image%2B%25281%2529.jpg
https://2.bp.blogspot.com/--4Oz1RKU_Fc/V9gEsSAtUAI/AAAAAAAAHX0/X-0sOu_QdRQ4WQsczo-JLEhoM4JQ_irgQCLcB/s72-c/image%2B%25281%2529.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/09/pemerintah-bolehkan-terpidana-maju.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/09/pemerintah-bolehkan-terpidana-maju.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy