Rp6,762 triliun Kerugian Negara, Tak Ada Alasan KPK Hentikan Kasus BLBI dan Century

111214-nas2

Media Pribumi - Komisi Pemberantasan Korupsi diminta tetap melanjutkan proses hukum kasus Bank Century dan kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Mantan anggota Hak Angket Bank Century, Bambang Soesatyo berpendapat, dua kasus besar tersebut terus menjadi perhatian masyarakat. Dan, sudah bertahun-tahun pula masyarakat menunggu semua institusi penegak hukum menuntaskan proses hukum dua kasus besar ini demi terwujudnya keadilan.

“Jika benar KPK menghentikan proses hukum dua kasus itu, rasa keadilan rakyat akan terluka. Rakyat akan menilai penegak hukum melakukan tebang pilih. Pisau hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” kata Bambang Soesatyo  di Jakarta, hari ini.

Ketua Komisi III DPR RI itu menambahkan, mengacu pada catatan historis dua kasus itu, sangat jelas bahwa KPK tidak cukup alasan untuk menghentikan proses hukum dua kasus itu.

Pada kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan bailout Bank Century, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan penegak hukum. Antara lain, perburuan aset-aset eks Bank Century yang disembunyikan di luar negeri, termasuk di Swiss.  Dalam kasus ini, kerugian negara mencapai Rp6,762 triliun.

Sementara, sambung Bambang, kasus SKL BLBI, masih ada sejumlah buron pengemplang BLBI yang belum berhasil ditangkap penegak hukum Indonesia. Mereka masih bersembunyi di sejumlah negara. Setelah belasan tahun, penegak hukum baru bisa menangkap  Samadikun Hartono, pemilik eks Bank Modern. Kerugian negara sangat besar. Dari total dana BLBI Rp147,7 triliun kepada 48 bank, sebagian besar digelapkan sehingga negara rugi Rp138,4 triliun atau 95,878 persen.

“Berdasarkan catatan dan data historis itu, sulit diterima akal sehat jika penegak hukum menghentikan proses hukum kedua kasus ini,” kata Bambang.

“Karena itu, Komisi III DPR akan meminta penjelasan dari KPK perihal dasar hukum  yang digunakan untuk menutup kedua kasus besar itu,” tambah Bambang.

Sumber : rimanews

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,59,daerah,182,daerahjakarta,1211,daerahpadang,42,ekonomi,400,hiburan,30,hukum,904,inspirasi,11,internasional,233,islam,397,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,22,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,714,politik,1095,selebriti,44,sosial,102,teknologi,3,tips,3,tokoh,7,video,114,
ltr
item
Media Pribumi: Rp6,762 triliun Kerugian Negara, Tak Ada Alasan KPK Hentikan Kasus BLBI dan Century
Rp6,762 triliun Kerugian Negara, Tak Ada Alasan KPK Hentikan Kasus BLBI dan Century
- Komisi Pemberantasan Korupsi diminta tetap melanjutkan proses hukum kasus Bank Century dan kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).
http://www.tubasmedia.com/wp-content/uploads/2014/12/111214-nas2.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/09/rp6762-triliun-kerugian-negara-tak-ada.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/09/rp6762-triliun-kerugian-negara-tak-ada.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy