Jika Agus Rahadjo Menolak Diperiksa Terkait Korupsi E-KTP, Hancurlah KPK

post-feature-image

Media Pribumi - Mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua meminta Agus Rahardjo yang kini menjadi ketua di lembaga antirasuah itu agar bersedia memberikan keterangan penyidik terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.

Menurut Abdullah, jika Agus menolak diperiksa maka dampaknya justru pada masa depan KPK. Sebab, bisa saja kinerja KPK menurun karena ketuanya ternyata tak mau diperiksa dalam kasus dugaan korupsi.

"Jika kinerja lembaga turun, kepercayaan masyarakat menurun. Jika kepercayaan masyarakat turun maka hal itu merupakan awal kehancuran KPK," kata Abdullah saat dihubungi, Sabtu (22/10).

Meski demikian Abdullah meyakini mantan ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) itu akan siap untuk diperiksa oleh penyidik. Terlebih, pemeriksaan itu dalam kapasitas Agus sebagai mantan ketua LKPP.

"Saya pikir beliau mau. Karena tanggungjawab beliau sebagai pemimpin," ujar Abdullah.

Nama Agus muncul dalam pusaran korupsi e-KTP karena disebut oleh mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Usai menjalani pemeriksaan di KPK pada Kamis (20/10), Gamawan menyatakan bahwa dirinya pernah melakukan presentasi terkait proyek e-KTP itu di KPK.
Saat itu, KPK meminta Gamawan untuk mengajak LKPP ikut mendampingi proyek tersebut. Dia juga meyakini proyek pengadaan e-KTP sudah sesuai prosedur.

Sedangkan Agus justru menyatakan bahwa Kemendagri tak menggubris saran LKPP. Wallhasil, proyek senilai Rp 6 triliun itu berujung dengan kasus dugaan korupsi dan menyebabkan kerugian negara hingga Rp 2 triliun.

"Seingat saya ada beberapa saran dari LKPP. Saran LKPP tidak diikuti," kata Agus saat dikonfirmasi.

Dalam kasus e-KTP, KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Yakni Irman selaku mantan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, serta bekas anak buahnya yang bernama Sugiharto.

Kedua tersangka diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi terkait pengadaan paket penerapan e-KTP tahun 2011-2012 senilai Rp 6 triliun. Kerugian negara dalam kasus itu ditaksir sebesar Rp 2 triliun.[jpnn]

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,59,daerah,185,daerahjakarta,1226,daerahpadang,42,ekonomi,401,hiburan,30,hukum,921,inspirasi,11,internasional,233,islam,398,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,22,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,735,politik,1100,selebriti,44,sosial,103,teknologi,3,tips,3,tokoh,7,video,114,
ltr
item
Media Pribumi: Jika Agus Rahadjo Menolak Diperiksa Terkait Korupsi E-KTP, Hancurlah KPK
Jika Agus Rahadjo Menolak Diperiksa Terkait Korupsi E-KTP, Hancurlah KPK
Mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua meminta Agus Rahardjo yang kini menjadi ketua di lembaga antirasuah itu agar bersedia memberikan keterangan penyidik terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.
https://2.bp.blogspot.com/-ZT7EWVev1HY/WAsyDsGSykI/AAAAAAAAOqU/IWfocMv5BpA1TxzL5nnTqdSJG30N9w86gCLcB/s640/kpk6.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-ZT7EWVev1HY/WAsyDsGSykI/AAAAAAAAOqU/IWfocMv5BpA1TxzL5nnTqdSJG30N9w86gCLcB/s72-c/kpk6.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/10/jika-agus-rahadjo-menolak-diperiksa.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/10/jika-agus-rahadjo-menolak-diperiksa.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy