Menkeu Nyatakan Hanya Satu Persen Penduduk Indonesia Kuasai 50 Persen Aset Negara

post-feature-image

Media Pribumi - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pajak merupakan instrumen penting untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan melalui fungsi redistribusi. Fungsi tersebut mendistribusikan penerimaan negara dari pajak yang digunakan untuk pembelanjaan kebutuhan sosial dan pemenuhan jasa dasar bagi masyarakat miskin.

“Rantai kemiskinan harus diputus, keluarga miskin harus mampu menikmati pelayanan dasar yakni pendidikan, kesehatan, air bersih, dan sanitasi,” ujar Menkeu di Jakarta, Senin (17/10) malam.

Rasio penerimaan pajak yang relatif rendah yakni 10,9 persen pada 2014, menyebabkan upaya percepatan menurunkan angka kemiskinan di Indonesia melambat dalam sepuluh tahun terakhir.

Kesenjangan juga menjadi masalah utama di Tanah Air ditandai dengan satu persen penduduk Indonesia menguasai 50 persen aset negara.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2016 sebesar 10,86 persen dengan rasio gini 0,40.

Tanpa ada penerimaan pajak, kata Menkeu, sulit bagi pemerintah untuk membuat program pengentasan kemiskinan yang bisa menjamin kesejahteraan bagi setiap warga negara sekaligus mewujudkan kehidupan bangsa yang berbasis gotong royong.

Fakta itulah yang kemudian mendorong pemerintah melakukan reformasi bidang perpajakan dengan meluncurkan program amnesti pajak.

Kebijakan yang akan diikuti dengan revisi UU perpajakan, peningkatan kompetensi aparat pajak, serta perbaikan teknologi informasi ini ditujukan untuk membangun tradisi kepatuhan masyarakat membayar pajak.

“Pajak identik dengan sebuah negara yang mengatakan dirinya sebagai negara berdaulat. Kedaulautan hanya bisa ditegakkan apabila kita membayar pajak,” tutur Sri Mulyani.

Dengan bertambahnya penerimaan negara dari sektor pajak dan didukung dengan desain pembangunan yang inklusif, diharapkan angka kemiskinan di Indonesia menurun hingga tujuh persen pada 2019 dengan target rasio gini 0,36. [akt]

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,59,daerah,182,daerahjakarta,1211,daerahpadang,42,ekonomi,400,hiburan,30,hukum,904,inspirasi,11,internasional,233,islam,397,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,22,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,714,politik,1095,selebriti,44,sosial,102,teknologi,3,tips,3,tokoh,7,video,114,
ltr
item
Media Pribumi: Menkeu Nyatakan Hanya Satu Persen Penduduk Indonesia Kuasai 50 Persen Aset Negara
Menkeu Nyatakan Hanya Satu Persen Penduduk Indonesia Kuasai 50 Persen Aset Negara
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pajak merupakan instrumen penting untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan melalui fungsi redistribusi. Fungsi tersebut mendistribusikan penerimaan negara dari pajak yang digunakan untuk pembelanjaan kebutuhan sosial dan pemenuhan jasa dasar bagi masyarakat miskin.
https://3.bp.blogspot.com/-A9BM2boCpRw/WAX5rdpep9I/AAAAAAAAksM/x8HfaReM3b03LO7qsmKRj4jRz_Wn1xZqACLcB/s640/menkeu%2Bchina.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-A9BM2boCpRw/WAX5rdpep9I/AAAAAAAAksM/x8HfaReM3b03LO7qsmKRj4jRz_Wn1xZqACLcB/s72-c/menkeu%2Bchina.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/10/menkeu-nyatakan-hanya-satu-persen.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/10/menkeu-nyatakan-hanya-satu-persen.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy