Ngeluh, Mendagri: Negara Kita Besar, Tapi Urusan Daging dan Garam Saja Masih Impor

post-feature-image

Media Pribumi - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberi sambutan dalam acara Seminar Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP). Dalam kesempatan itu, dia menyinggung soal lemahnya kemandirian Indonesia.

Acara Seminar Nasional Dharma Wanita Persatuan ini diadakan di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016). Tjahjo didampingi istrinya Erni Guntarti.

Seminar bertema 'Peran DWP Mendukung Sukses MEA' ini juga dihadiri Ketua Umum DWP Wien Ritola Tasmaya, Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta Happy Farida Djarot dan para istri aparatur sipil negara (ASN) se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengajak para kaum ibu yang hadir berpikir kembali ke belakang. Para pemimpin bangsa dari sejak Sukarno hingga kini Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mendengungkan masalah sandang, pangan dan papan. Ketiga hal itu merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi negara.

"Tetapi 71 tahun kita merdeka, baru masalah sandang yang bisa dinikmati. Tapi masalah tentang perumahan, para PNS saja, prajurit TNI dan Polri juga belum punya rumah pribadi, termasuk hal-hal tentang pangan," ujar Tjahjo.

"Negara kita besar, tetapi urusan daging dan garam masih impor. Tidak hanya urusan perut kita, urusan perut ternak, masih mendatangkan 5 ton jagung. DKI saja, tolong dikoreksi jika salah, butuh 23 ribu ekor sapi. Termasuk cabai merah, bawang merah, bawang putih, jagung, kedelai, itu merupakan kebutuhan dasar yang kita belum mampu bertahan swasembada," sambungnya.

Tjahjo dalam kesempatan itu juga meninggung soal masalah pendidikan di Indonesia. Dia menyatakan, 20 persen dana dari APBN, yakni Rp 400 triliun digelontorkan untuk pemerataan pendidikan. Namun hasilnya juga belum maksimal.

"Jangankan Papua, Di Jawa masih banyak sekolah kumuh, lalu kepala sekolah masih diberikan tugas sebagai pimpinan proyek bangunan. Rp 400 T biaya pendidikan yang tidak jelas, urusan sekolah saja belum bisa, apalagi pemberdayaan kualitas SDM. Pak Jokowi sudah mencoba 2 tahun ini, memetakan dengan baik, ke mana Rp 400 T anggaran pendidikan . Kita perlu reformasi, perlu gerakan, perlu revolusi, untuk memikirkan ke mana uang Rp 400 T itu," paparnya.(dtk)

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,60,daerah,188,daerahjakarta,1228,daerahpadang,43,ekonomi,402,hiburan,30,hukum,938,inspirasi,11,internasional,234,islam,399,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,23,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,744,politik,1103,selebriti,44,sosial,104,teknologi,3,tips,3,tokoh,8,video,115,
ltr
item
Media Pribumi: Ngeluh, Mendagri: Negara Kita Besar, Tapi Urusan Daging dan Garam Saja Masih Impor
Ngeluh, Mendagri: Negara Kita Besar, Tapi Urusan Daging dan Garam Saja Masih Impor
https://2.bp.blogspot.com/-ft9iWl9-fHA/V_M4DcuZZBI/AAAAAAAAiw8/sMN5-k-fxZgH5R5k3JbwKCa848P27Fg0wCLcB/s640/cah.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-ft9iWl9-fHA/V_M4DcuZZBI/AAAAAAAAiw8/sMN5-k-fxZgH5R5k3JbwKCa848P27Fg0wCLcB/s72-c/cah.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/10/ngeluh-mendagri-negara-kita-besar-tapi.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/10/ngeluh-mendagri-negara-kita-besar-tapi.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy