Meledak, Polri : 27 Pekerja Cina Masuk Kendari


Media Pribumi - Pihak Mabes Polri mengungkapkan penelusuran terkait masuknya puluhan pekerja asal Republik Rakyat Cina (RRC) ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Hal tersebut menyusul beredarnya keresahan atas laporan terkait ratusan warga negara asing (WNA) asal Cina yang menyambangi daerah tersebut.

Karopenmas Polri Brigjen Agus Rianto mengungkapkan, puluhan pekerja asal Cina tersebut datang menggunakan maskapai Cathay Pacific dari Hong Kong dengan nomor penerbangan CX-719. Pesawat tersebut diisi oleh 270 penumpang yang terdiri dari 120 laki-laki dan 135 perempuan serta 15 orang anak-anak.

Memang, kata dia, dari semua penumpang tersebut ada di antaranya yang merupakan WNA asal Cina sebanyak 27 orang. "Ada tenaga kerja Cina 27 orang menginap di Hotel Pop check out tanggal  29 Oktober, pukul 04.00 WIB menuju Bandara Terminal I dan akan berangkat ke Kendari untuk bekerja di perusahaan Cina di Kendari," jelas Agus.

Sebelumnya tersebar kabar di media sosial bahwa pada Jumat (28/10) pukul 20.15 WIB di Terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah mendarat pesawat Cathay Pasifik dengan nomor penerbangan CX-719 dari Hong Kong. Pesawat itu diisukan membawa penumpang sebanyak 500 orang dari Cina.

Selanjutnya pada pukul 21.30 WIB rombongan meninggalkan bandara menggunakan bus Lion Airlines dengan platform nomor B 7026 PJA menuju Hotel Pop dan akan ditempatkan di Jakarta di perusahaan perusahaan milik Cina.

Sayangnya, tersebar informasi bahwa mereka hanya berpura-pura menjadi pekerja di perusahaan itu. Sedangkan, tujuan utamanya, yaitu mereka adalah pasukan Cina yang disiapkan untuk menghadapi para pendemo dalam unjuk rasa mendesak pengusutan kasus Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terkait laporan penistaan agama yang diduga dilakukannya.

Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi belum dapat mengonfirmasi kebenaran terkait informasi soal WNA asal Cina yang disebut berbondong-bondong mendatangi Indonesia tersebut. Pihak Imigrasi masih mendalami sumber dari informasi yang beredar di media sosial tersebut.

"Tanya sama yang kasih laporan. Kami juga banyak terima pesan WA (Whatsapp) dan pesan pendek seperti itu, tapi sumber beritanya kami belum tahu siapa," ujar Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Heru Santoso, pada Ahad (30/10).

Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari sejak beberapa bulan belakangan memang kerap melakukan penangkapan dan deportasi terhadap WNA asal Cina. Akhir pekan lalu, sebanyak delapan WNA Cina ditangkap dan dideportasi karena melanggar izin tinggal. Mereka sebagian besar menggunakan izin wisata untuk bekerja.

Pada akhir bulan lalu, Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari juga menagkap tiga orang warga negara asing asal Cina. Tiga WNA Cina tersebut ditahan saat tengah melakukan aktivitas pengukuran tanah yang akan dijadikan lokasi pembangunan smelter (pengolahan barang tambang) di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Rabu (28/9).

Kasi Informasi Imigrasi Kendari, Letehina, mengatakan, tindakan pengamanan ini dilakukan berdasarkan hasil dari operasi intelijen gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi Sultra, Badan Intelijen strategis TNI (Bais TNI), dan satuan Intel Korem 143 Haluoleo.

"Ini hasil operasi intelijen terkait keberadaan orang asing yang menginap di rumah warga di Desa Landipo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, yang dikontrak oleh ketiga WNA asal Tiongkok tersebut," kata Letehina. Berdasarkan pemeriksaan awal petugas imigrasi di lokasi, kata dia, para WNA melakukan pelanggaran keimigrasian dengan melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Sementara, pada April 2016, aparat Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari juga menahan empat WNA Cina yang bekerja di kawasan tambang emas Kabupaten Bombana karena tidak memiliki izin resmi untuk bekerja. "Keempat warga negara RRC ini kami duga hanya memiliki visa kunjungan yang disponsori PT Lontang, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan besi," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 A Kendari, Wisnu Widayat.

Ia mengatakan, warga asing yang ditahan aparat Imigrasi itu ditahan di Desa Tembe, Kecamatan Rarowatu Utara atau sekitar 15 km dari ibu kota Bombana dan berjarak sekitar 165 kilometer arah selatan dari Kota Kendari. Menurutnya, hingga April tercatat ada 122 WNA yang memiliki kartu izin tinggal sementara di wilayah Sulawesi Tenggara. Masing-masing di bidang kosntruksi enam orang, bidang perdagangan tujuh orang, sedangkan 109 WNA lainya bekerja di sektor industri pertambangan. [rol]

Baca juga :









COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,60,daerah,188,daerahjakarta,1228,daerahpadang,43,ekonomi,402,hiburan,30,hukum,938,inspirasi,11,internasional,234,islam,399,kesehatan,10,kriminal,89,militer,14,olahraga,23,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,17,peristiwa,744,politik,1103,selebriti,44,sosial,104,teknologi,3,tips,3,tokoh,8,video,115,
ltr
item
Media Pribumi: Meledak, Polri : 27 Pekerja Cina Masuk Kendari
Meledak, Polri : 27 Pekerja Cina Masuk Kendari
Pihak Mabes Polri mengungkapkan penelusuran terkait masuknya puluhan pekerja asal Republik Rakyat Cina (RRC) ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Hal tersebut menyusul beredarnya keresahan atas laporan terkait ratusan warga negara asing (WNA) asal Cina yang menyambangi daerah tersebut.
https://2.bp.blogspot.com/-928pJ58iXCg/WBj0MNkaYnI/AAAAAAAAma4/Kg1EiO_Sw6sdSq2ouCW05NLC8lhQED5IQCLcB/s640/china%2Bpenyusup.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-928pJ58iXCg/WBj0MNkaYnI/AAAAAAAAma4/Kg1EiO_Sw6sdSq2ouCW05NLC8lhQED5IQCLcB/s72-c/china%2Bpenyusup.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/11/meledak-polri-27.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/11/meledak-polri-27.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy