Fahri Ungkap Pemerintahan Jokowi Pegang Apapun Untuk Menyelamatkan Diri

post-feature-image

mediapribumi.com - Indonesia saat ini tidak memiliki narasi yang kuat sebagai bangsa. Padahal narasi itu salah satu modal bangsa Indonesia agar tidak kehilangan arah dan tujuan dalam  bernegara.

Demikian Refleksi Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menjelang awal tahun 2016.

Dia mengatakan ada catatan yang perlu digarisbawahi dalam menyongsong tahun baru 2017. Catatan itu bisa dijadikan wacana baik terkait kondisi didalam negeri maupun diluar negeri agar tahun depan lebih baik.

Catatan yang dimaksud politisi PKS ini yakni Indonesia saat ini tidak memiliki narasi yang kuat.

"Padahal sebuah bangsa harus memiliki narasi agar apapun yang terjadi di belahan dunia yang lain, bangsa kita tidak kehilangan arah dan tujuannya" tegas dia

Negara yang tidak memiliki narasi kuat dapat disergap oleh arus seperti  air bah yang bisa menyebabkan disorientasi massal.

Makanya dengan mengembangkan dan menetapkan narasi yang kuat akan membuat bangsa Indonesia teguh dalam menjalankan roda bernegara.

"Ini salah satu yang saya khawatirkan air bahnya itu banyak sekali seperti salah satunya gelombang sosial media (sosmed) yang menyebarkan berbagai informasi yang simpang siur," katanya.

Sangat jamak yang namanya diterjang air bah, orang tentunya akan berupaya untuk menyelamatkan diri dan  memegang apa saja yang bisa dipegangnya.

Dan jika hal itu dikaitkan dalam konteks pemerintahan, pihaknya melihat pemerintahan Jokowi  saat ini kondisinya sedang diterjang air bah sehingga apapun coba dipegang untuk menyelematkan diri, meski itu membahayakan perjalanan bangsa ke depan.

Dunia saat ini menurutnya memang sedang menghadapi kekacauan di dunia maya dan dunia nyata.  Tidak hanya di Timur Tengah, tapi juga di benua Amerika maupun Eropa dan termasuk di Asia.

Pernyataan terakhir Presiden Terpilih AS Donald Trump salah satu contoh. Donald Trump mengatakan dirinya akan meningkatkan kapasitas nuklir AS di tengah kampanye perlucutan senjata nuklir yang sedang yang sedang digalakkan para pemimpin dunia. Presiden dari Partai Republik ini memberikan alasan terhadap rencana peningkatan kapasitas nuklirnya tersebut dikarenakan dunia belum aman.

Menufut Fahri, pernyataan Donald Trump itu neningkatkan tensi ancaman perang karena negara-negara yang tidak terima sikap AS itu seperti Iran dan juga negara-negara nuklir lainnya termasuk negara yang belum bersikap akan berpikir ulang terkait perlucutan nuklir dunia.
"Sikap Trump ini berpotensi membahayakan masa depan perdamaian dunia," kata Fahri Hamzah.

Ancaman dan perpecahan pun terjadi bukan hanya di tingkat elit tapi juga sampai pada masyarakat di bawah. Kohesi sosial, sangat rendah dan ini tentunya sangat disayangkan karena terjadi ditengah keinginan untuk membangun bersama.

Kondisi ini bisa jelasnya bisa menjalar ke Indonesia, karena ada  gejala  bangsa ini bukannya ikut menghentikan dinamika dan ketegangan dunia, tapi malah mengimpor ketegangan tersebut.

Bukannya kita cegah tapi kita justru mengimpor ketegangan seperti dengan  mengembangkan nalar yang salah tentang gejolak umat Islam," ujarnya.

Dia melanjutkan, ironisnya kondisi ini mendapat pembenaran karena memang ada kelompok kecil yang melakukan teror dan juga menyebarluaskan isu ekstrem dari luar negara  itu di sosmed secara mencolok.

"Padahal yang aktual dan resmi seperti berkumpulnya massa pada aksi 411 dan 212 semua berjalan damai,” tegasnya.

Atas situasi dunIa yang penuh kekacauan ini, Fahri Hamzah mengajak pemerintah untuk bersatu di tahun 2017 yang akan segera datang ini.

Sebab menurut dia lagi, jika para elit di republik ini tidak bersatu, maka rakyat akan sulit bersatu.  [rmol]







COMMENTS

Nama

bencana,3,bisnis,61,daerah,212,daerahjakarta,1300,daerahpadang,47,ekonomi,477,hiburan,33,hukum,1276,inspirasi,14,internasional,260,islam,461,kesehatan,10,kriminal,105,militer,16,olahraga,28,opini,15,pahlawan,5,pendidikan,18,peristiwa,814,politik,1197,selebriti,47,sosial,115,teknologi,3,tips,3,tokoh,9,video,139,
ltr
item
Media Pribumi: Fahri Ungkap Pemerintahan Jokowi Pegang Apapun Untuk Menyelamatkan Diri
Fahri Ungkap Pemerintahan Jokowi Pegang Apapun Untuk Menyelamatkan Diri
Indonesia saat ini tidak memiliki narasi yang kuat sebagai bangsa. Padahal narasi itu salah satu modal bangsa Indonesia agar tidak kehilangan arah dan tujuan dalam bernegara.
https://1.bp.blogspot.com/-lbgXhFbuX80/WGPqUMP44JI/AAAAAAAAvbo/Db3CiLltZ-4bqF5KnenXHie1cxTe7993gCLcB/s640/jokowi%2Bjk%2Bpanik.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-lbgXhFbuX80/WGPqUMP44JI/AAAAAAAAvbo/Db3CiLltZ-4bqF5KnenXHie1cxTe7993gCLcB/s72-c/jokowi%2Bjk%2Bpanik.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2016/12/fahri-ungkap-pemerintahan-jokowi-pegang.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2016/12/fahri-ungkap-pemerintahan-jokowi-pegang.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy