Ketika Jokowi Tidak Layak Lagi Disebut Pemimpin Wong Cilik

post-feature-image

mediapribumi.com - Kenaikan tarif dasar listrik (TDL), harga bahan bakar minyak (BBM), dan pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, merupakan bukti bahwa Presiden Jokowi sudah tidak layak lagi disebut sebagai pemimpin wong cilik.

Demikian disampaikan pemerhati sosial dan politik, Jajat Nurjaman kepada redaksi, Jumat (6/1).

Jajat memaparkan, alasan Jokowi tidak pantas lagi disebut pemimpin wong cilik alias pemimpin rakyat kecil adalah, dampak luas dari kebijakan-kebijakan tersebut, rakyat semakin susah dan terjepit.

"Rakyat dipaksa untuk dapat menutupi kebutuhan sehari-harinya, di tengah kegagalan pemerintah dalam mengendalikan harga-harga bahan pokok," ungkapnya.

Menurutnya, sebagai pemangku tertinggi dalam pengambilan kebijakan, seharusnya Jokowi dapat mengontrol harga barang di pasar.

"Atau mempunyai langkah antisipasi agar daya beli masyarakat dapat meningkat. Jika semua harga dipasaran tinggi sudah dipastikan daya beli masyarakat akan menurun," sebut Jajat.

Saat ini, lanjut dia, Jokowi terlalu asik melakukan blusukan melihat mega proyek kerjasama pemerintah dengan swasta, namun melupakan blusukan untuk melihat kondisi rakyat terutama rakyat kecil.

"Jika keadaan terus seperti ini jangan salahkan rakyat jika meminta Jokowi-Jk mundur," imbuhnya.

Jajat menambahkan, sebagai pemimpin yang lahir dari rahim rakyat, seyogyanya Jokowi bisa merasakan penderitaan rakyat bukannya malah semakin menambah penderitaan rakyat.

"Jokowi juga tercatat merupakan Presiden Indonesia yang paling hobi menaikan harga, mencabut subsidi dan menambah utang negara," tukas Jajat Nurjaman. [rmol]







COMMENTS

Nama

bencana,4,bisnis,65,daerah,247,daerahjakarta,1467,daerahpadang,52,ekonomi,556,hiburan,37,hukum,1759,inspirasi,20,internasional,274,islam,565,kesehatan,11,kriminal,121,militer,18,olahraga,30,opini,16,pahlawan,5,pendidikan,24,peristiwa,857,politik,1415,selebriti,66,sosial,133,teknologi,4,tips,3,tokoh,11,video,186,
ltr
item
Media Pribumi: Ketika Jokowi Tidak Layak Lagi Disebut Pemimpin Wong Cilik
Ketika Jokowi Tidak Layak Lagi Disebut Pemimpin Wong Cilik
Kenaikan tarif dasar listrik (TDL), harga bahan bakar minyak (BBM), dan pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, merupakan bukti bahwa Presiden Jokowi sudah tidak layak lagi disebut sebagai pemimpin wong cilik.
https://3.bp.blogspot.com/-oTjreDPUfeM/WG7mt4QBdSI/AAAAAAAAA6M/0a680-u9rDA6YoSpaNZFmZdFy9zr_YlcACLcB/s640/Jokowi-dan-JK-sinis-595x279.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-oTjreDPUfeM/WG7mt4QBdSI/AAAAAAAAA6M/0a680-u9rDA6YoSpaNZFmZdFy9zr_YlcACLcB/s72-c/Jokowi-dan-JK-sinis-595x279.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2017/01/idak-layak-lagi-disebut.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2017/01/idak-layak-lagi-disebut.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy