Indef: Impor Beras Capai Rp15,58 Triliun, Sudah 2,5 Tahun Rezim Jokowi-JK Rugikan Petani

https://4.bp.blogspot.com/-ZczKe4pI2G8/WWOqxJse96I/AAAAAAABUAw/wsl9Fm-fG9gxA09lE3JRc3P7govRHlQUgCLcBGAs/s1600/beras%2Bmeroket.jpg 

Pengamat pangan dan pertanian dari Indef, Bustanul Arifin menyayangkan sikap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang kerap memuluskan kebijakan impor. Pasalnya, kebijakan itu selain memukul kalangan petani juga bertolak belakang dengan kebijakan subsidi pertanian yang setiap tahun meningkat.

“Sejak kuartal IV-2014 atau pas Jokowi dilantik hingga Mei 2017, pemerintah sudah mengimpor beras sebanyak 2,74 juta ton atau US$ 1,8 miliar. Atau jika dirupiahkan mencapai Rp15,58 triliun (dengan kurs Rp13.300),” ujar Bustanul, di kantor Indef, Jakarta, Senin (10/7).

Kebijakan ini dianggapnya sangat bertolak belakang dari semangat Jokowi sendiri yang mau menyejahterakan petani dengan meningkatkan subsidi pangan.

“Ini kebijakan yang sangat aneh. Apalagi kemudian, jika dilihat datanya, pemerintah sendiri mengantongi paradoks data. Klaim ada surplus beras, tapi nyatanya impor juga tinggi,” tegas Guru besar pangan dari Universitas Lampung ini.
Di kuartal IV tahun pertama Jokowi, pemerintah sudah mengimpor 503.324,56 ton. Kemudian di 2015 mengimpor beras sebanyak 861.601 ton, dan di 2016 lalu mengimpor beras mencapai 1,29 juta ton.

“Dan di tahun ini dari bulan Januari sampai Mei 2017, total impor beras sudah mencapai 94.691,34 ton,” kata Bustanul.

Padahal, jika dilihat dari subsidinya, anggaran pertanian juga terus naik. Seperti subsidi pangan di APBN 2017 sebesar Rp19,8 triliun, subsidi pupuk Rp31,2 triliun, subsidi benih Rp1,3 triliun.

Bahkan anggaran kedaulatan pangan di Kementerian Pertanian juga tinggi. Di APBN 2017 ini mencapai Rp22,1 triliun. “Ditambah lagi ada anggaran cadangan beras pemerintah mencapai Rp2,5 triliun di tahun ini. Jadi sangat disayangkan banyak subsidi tapi impor beras tetap tinggi,” ujarnya. [aktual]
 







COMMENTS

Nama

bencana,4,bisnis,65,daerah,253,daerahjakarta,1473,daerahpadang,52,ekonomi,574,hiburan,40,hukum,1855,inspirasi,20,internasional,285,islam,579,kesehatan,11,kriminal,126,militer,18,olahraga,30,opini,16,pahlawan,5,pendidikan,24,peristiwa,859,politik,1432,selebriti,66,sosial,134,teknologi,5,tips,3,tokoh,12,video,192,
ltr
item
Media Pribumi: Indef: Impor Beras Capai Rp15,58 Triliun, Sudah 2,5 Tahun Rezim Jokowi-JK Rugikan Petani
Indef: Impor Beras Capai Rp15,58 Triliun, Sudah 2,5 Tahun Rezim Jokowi-JK Rugikan Petani
Pengamat pangan dan pertanian dari Indef, Bustanul Arifin menyayangkan sikap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang kerap memuluskan kebijakan impor. Pasalnya, kebijakan itu selain memukul kalangan petani juga bertolak belakang dengan kebijakan subsidi pertanian yang setiap tahun meningkat.
https://4.bp.blogspot.com/-ZczKe4pI2G8/WWOqxJse96I/AAAAAAABUAw/wsl9Fm-fG9gxA09lE3JRc3P7govRHlQUgCLcBGAs/s640/beras%2Bmeroket.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ZczKe4pI2G8/WWOqxJse96I/AAAAAAABUAw/wsl9Fm-fG9gxA09lE3JRc3P7govRHlQUgCLcBGAs/s72-c/beras%2Bmeroket.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2017/07/indef-impor-beras-capai-rp1558-triliun.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2017/07/indef-impor-beras-capai-rp1558-triliun.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy