Perppu ‘Penurunan Tarif Listrik’ Lebih Genting, Bisa Timbulkan Kemiskinan


Soal asas “kegentingan memaksa” yang mendasari dikeluarkannya Perppu 2/2017 tentang Pembubaran Ormas, terus menjadi polemik. Bahkan dua pakar hukum, Yusril Ihza Mahendra dan Todung Mulya Lubis, berbeda pendapat soal “kegentingan memaksa” Perppu 2/2017.

Mantan aktivis PRD Ragil Nugroho turut mengomentari masalah kegentingan memaksa Perppu 2/2017. Secara berseloroh, Ragil menyebut “Perppu penurunan tarif listrik” lebih mendesak dan genting untuk dikeluarkan.

“Perppu penurunan tarif listrik  mendesak dan genting untuk dikeluarkan. Kalau tidak akan menimbulkan radikalisasi,” tulis Ragil di akun Twitter Menurut @ragilnugroho1.

Ragil juga mengomentari perdebatan para pakar soal kegentingan memaksa Perppu Ormas. “Berbeda pendapat itu biasa, yang penting tidak berbeda pendapatan. Silakan para profesor berbeda pendapat, semoga pendapatannya tidak berbeda,” sindir @ragilnugroho1.
Pada tayangan Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa malam (18/07), Yusril dan Todung beradu pendapat soal asas 'kegentingan memaksa'.

Yusril menegaskan, lahirnya Perppu Ormas tidak didasari oleh tiga alasan yang menjadi dasar asas kegentingan memaksa. "Tiga alasan itu tidak ada sekarang ini. 10 hari Perppu Ormas keluar, tidak ada satupun ormas dibubarkan," kata Yusril.

Sementara itu, Todung Mulya Lubis berpendapat, pemerintah memiliki alasan mendasar yang mengancam Pancasila dan NKRI sehingga kegentingan memaksa sebagai alasan lahirnya Perppu Ormas. Secara pribadi, Todung juga mengaku melihat tanda-tanda adanya gerakan kelompok tertentu yang mengancam itu. Karena itu dia sepakat dengan Perppu Ormas. [itoday]







COMMENTS

Nama

bencana,4,bisnis,65,daerah,260,daerahjakarta,1474,daerahpadang,52,ekonomi,579,hiburan,41,hukum,1865,inspirasi,20,internasional,285,islam,582,kesehatan,11,kriminal,128,militer,18,olahraga,30,opini,16,pahlawan,5,pendidikan,24,peristiwa,860,politik,1439,selebriti,66,sosial,135,teknologi,5,tips,3,tokoh,12,video,192,
ltr
item
Media Pribumi: Perppu ‘Penurunan Tarif Listrik’ Lebih Genting, Bisa Timbulkan Kemiskinan
Perppu ‘Penurunan Tarif Listrik’ Lebih Genting, Bisa Timbulkan Kemiskinan
Soal asas “kegentingan memaksa” yang mendasari dikeluarkannya Perppu 2/2017 tentang Pembubaran Ormas, terus menjadi polemik. Bahkan dua pakar hukum, Yusril Ihza Mahendra dan Todung Mulya Lubis, berbeda pendapat soal “kegentingan memaksa” Perppu 2/2017.
https://1.bp.blogspot.com/-iZbbLPaxeWg/WW9Ec5GxUeI/AAAAAAABVdY/5wAfnPK2CyAkS1d6QIgSjMzNUO1SiCSmgCLcBGAs/s640/jokowi%2Blistrik.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-iZbbLPaxeWg/WW9Ec5GxUeI/AAAAAAABVdY/5wAfnPK2CyAkS1d6QIgSjMzNUO1SiCSmgCLcBGAs/s72-c/jokowi%2Blistrik.jpg
Media Pribumi
http://www.mediapribumi.com/2017/07/perppu-penurunan-tarif-listrik-lebih.html
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/
http://www.mediapribumi.com/2017/07/perppu-penurunan-tarif-listrik-lebih.html
true
38148814961745276
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Lebih Lanjut Reply Cancel reply Hapus Oleh Home PAGES Berita View All Berita Terkait LABEL Kumpulan Berita SEARCH Seluruh Berita Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy